Bayangkan dua pasien dengan keluhan yang persis sama — nyeri kepala berulang — namun satu pulang dengan resep pereda nyeri, sementara yang lain pulang dengan rencana perawatan yang mengubah arah kesehatan seluruh keluarganya. Perbedaannya bukan pada obat, melainkan pada cara dokter bertanya.
Berbeda dari kedokteran spesialistik berbasis organ atau sistem tunggal, kedokteran keluarga memandang pasien sebagai individu yang tidak terlepas dari konteks keluarga, lingkungan, dan budayanya. Prinsip inilah yang membedakan pendekatan dokter spesialis kedokteran keluarga layanan primer dari dokter spesialis lain.
Pelayanan kedokteran keluarga bersifat komprehensif, kontinu, terkoordinasi, personal, mempertimbangkan keluarga, komunitas, dan lingkungannya, menjunjung tinggi etika dan hukum, serta sadar biaya dan sadar mutu.
Modul 2-8 mata kuliah ini membahas perangkat klinis dasar yang membedakan pendekatan ini: genogram, family APGAR, family circle, ecomap, family life cycle, patient-centered clinical method, rekam medis berorientasi masalah, penalaran klinis pada keluhan belum terdiferensiasi, dan kunjungan rumah — seluruhnya wajib dikuasai sejak Tahun I pendidikan (Matriks Kewenangan Klinis Bertingkat, Dokumen P4).