Meski prevalensi depresi terdiagnosis lebih rendah pada laki-laki di banyak survei epidemiologis, angka kematian akibat bunuh diri pada laki-laki secara global justru lebih tinggi ...
Meski prevalensi depresi terdiagnosis lebih rendah pada laki-laki di banyak survei epidemiologis, angka kematian akibat bunuh diri pada laki-laki secara global justru lebih tinggi di sebagian besar negara — pola yang oleh banyak peneliti kesehatan mental diinterpretasikan sebagai indikasi underdiagnosis, bukan risiko yang benar-benar lebih rendah.
Depresi pada laki-laki sering termanifestasi atipikal: iritabilitas, agresivitas, penyalahgunaan zat, atau perilaku berisiko, bukan afek sedih yang klasik.
Pertanyaan langsung tentang ide bunuh diri bila ada tanda peringatan tidak terbukti meningkatkan risiko dan justru dapat membuka ruang intervensi, berdasarkan konsensus luas dalam literatur pencegahan bunuh diri.
Konseling perilaku berisiko idealnya memakai pendekatan motivational interviewing yang tidak menghakimi.