← Kembali ke Dashboard Mata Kuliah
MK07 — B14: Kesehatan Dewasa dan Kesehatan Kerja di Layanan Primer · Minggu 11 · Examination

Examination Periode — MK07: Kesehatan Dewasa dan Kesehatan Kerja di Layanan Primer

Cakupan: Modul 1-10 (seluruh materi) · Durasi: 90 menit
Minggu 11Examination
Ujian terdiri atas dua bagian: (I) Kasus terstruktur menerapkan konsep utama mata kuliah; (II) soal pilihan ganda komprehensif.

Bagian I — Kasus Terstruktur (bobot 60%)

Seorang laki-laki, 35 tahun, pekerja konstruksi, datang dengan nyeri punggung bawah berulang sejak 6 bulan, memberat setelah mengangkat beban berat. Ia meminta surat keterangan sehat untuk kembali bekerja meski nyeri belum sepenuhnya membaik.
  1. Uraikan pendekatan awal Anda terhadap kasus ini berdasarkan konsep-konsep utama pada mata kuliah MK07.
  2. Sebutkan minimal tiga konsep/perangkat dari materi Modul 1-10 yang relevan diterapkan pada kasus ini.
  3. Susun rencana tata laksana/tindak lanjut singkat untuk kasus ini.

Bagian II — Pilihan Ganda Komprehensif (bobot 40%)

Soal 1

Berdasarkan materi 'Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:

  1. A. CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah): peserta didik mampu menjelaskan dan menerapkan penalaran klinis terkait kesehatan dewasa dan kesehatan kerja...
  2. B. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja tidak relevan untuk layanan primer
  3. C. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
  4. D. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 2

Berdasarkan materi 'Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:

  1. A. Area Kompetensi terkait (Kepkonsil HK.01.02/KKI/1308/2026): Area 2 (Kompetensi Medis); Area 3 (Penguasaan Pengetahuan Medis).
  2. B. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja tidak relevan untuk layanan primer
  3. C. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
  4. D. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 3

Berdasarkan materi 'Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:

  1. A. Mode pembelajaran: ONLINE (wajib_tatap_muka = false) — sesi kognitif ini berjalan paralel dengan mata kuliah keterampilan KK07 yang bersifat tatap...
  2. B. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja tidak relevan untuk layanan primer
  3. C. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
  4. D. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 4

Berdasarkan materi 'Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:

  1. A. Di Indonesia, proporsi pekerja sektor informal yang besar menjadikan peran ini sangat relevan bagi dokter layanan primer, yang seringkali menjadi...
  2. B. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja tidak relevan untuk layanan primer
  3. C. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
  4. D. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 5

Berdasarkan materi 'Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:

  1. A. Kompetensi inti yang diperlukan meliputi pengenalan dini penyakit akibat kerja, penilaian sederhana risiko lingkungan kerja, konseling perbaikan...
  2. B. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja tidak relevan untuk layanan primer
  3. C. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
  4. D. Layanan Primer sebagai Tulang Punggung Kesehatan Kerja diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 6

Menurut materi, untuk 'Tahun I', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:

  1. A. Mampu mengaudit mutu penilaian kelaikan kerja oleh peserta didik lain.
  2. B. Mampu mengenali pola gejala terkait pekerjaan dan menyusun rekomendasi kelaikan kerja sederhana.
  3. C. Mampu menyusun rencana return-to-work dan berkomunikasi dengan pemberi kerja secara tepat.
  4. D. Mampu menyertakan riwayat pekerjaan dalam anamnesis dengan supervisi penuh.
Soal 7

Menurut materi, untuk 'Tahun II', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:

  1. A. Mampu mengenali pola gejala terkait pekerjaan dan menyusun rekomendasi kelaikan kerja sederhana.
  2. B. Mampu menyertakan riwayat pekerjaan dalam anamnesis dengan supervisi penuh.
  3. C. Mampu mengaudit mutu penilaian kelaikan kerja oleh peserta didik lain.
  4. D. Mampu menyusun rencana return-to-work dan berkomunikasi dengan pemberi kerja secara tepat.
Soal 8

Menurut materi, untuk 'Tahun III', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:

  1. A. Mampu mengenali pola gejala terkait pekerjaan dan menyusun rekomendasi kelaikan kerja sederhana.
  2. B. Mampu mengaudit mutu penilaian kelaikan kerja oleh peserta didik lain.
  3. C. Mampu menyusun rencana return-to-work dan berkomunikasi dengan pemberi kerja secara tepat.
  4. D. Mampu menyertakan riwayat pekerjaan dalam anamnesis dengan supervisi penuh.
Soal 9

Menurut materi, untuk 'Tahun IV', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:

  1. A. Mampu mengaudit mutu penilaian kelaikan kerja oleh peserta didik lain.
  2. B. Mampu menyertakan riwayat pekerjaan dalam anamnesis dengan supervisi penuh.
  3. C. Mampu menyusun rencana return-to-work dan berkomunikasi dengan pemberi kerja secara tepat.
  4. D. Mampu mengenali pola gejala terkait pekerjaan dan menyusun rekomendasi kelaikan kerja sederhana.
Soal 10

Salah satu hal yang perlu diperhatikan terkait Evaluasi Diri dan Pertanyaan Reflektif adalah:

  1. A. Apakah saya secara rutin menanyakan riwayat pekerjaan dalam anamnesis pasien dewasa?
  2. B. Mengabaikan aspek evaluasi diri dan pertanyaan reflektif sepenuhnya tanpa evaluasi lanjutan
  3. C. Merujuk seluruh kasus tanpa penilaian awal
  4. D. Menunda tindakan tanpa batas waktu tertentu