← Kembali ke Dashboard Mata Kuliah
MK16 — B18: Kompetensi Budaya dalam Konseling Perubahan Gaya Hidup · Minggu 11 · Examination

Examination Periode — MK16: Kompetensi Budaya dalam Konseling Perubahan Gaya Hidup

Cakupan: Modul 1-10 (seluruh materi) · Durasi: 90 menit
Minggu 11Examination
Ujian terdiri atas dua bagian: (I) Kasus terstruktur menerapkan konsep utama mata kuliah; (II) soal pilihan ganda komprehensif.

Bagian I — Kasus Terstruktur (bobot 60%)

Seorang laki-laki, 60 tahun, perokok berat dengan riwayat keluarga penyakit jantung, menolak saran berhenti merokok karena meyakini kebiasaan tersebut adalah 'warisan turun-temurun keluarga' yang tidak masalah selama ia masih merasa sehat.
  1. Uraikan pendekatan awal Anda terhadap kasus ini berdasarkan konsep-konsep utama pada mata kuliah MK16.
  2. Sebutkan minimal tiga konsep/perangkat dari materi Modul 1-10 yang relevan diterapkan pada kasus ini.
  3. Susun rencana tata laksana/tindak lanjut singkat untuk kasus ini.

Bagian II — Pilihan Ganda Komprehensif (bobot 40%)

Soal 1

Berdasarkan materi 'Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:

  1. A. CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah): peserta didik mampu menjelaskan dan menerapkan penalaran klinis terkait kompetensi budaya dalam konseling...
  2. B. Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling tidak relevan untuk layanan primer
  3. C. Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
  4. D. Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 2

Berdasarkan materi 'Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:

  1. A. Area Kompetensi terkait (Kepkonsil HK.01.02/KKI/1308/2026): Area 4 (Interpersonal dan Komunikasi); Area 5 (Profesionalisme).
  2. B. Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling tidak relevan untuk layanan primer
  3. C. Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
  4. D. Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 3

Berdasarkan materi 'Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:

  1. A. Mode pembelajaran: ONLINE (wajib_tatap_muka = false) — sesi kognitif ini berjalan paralel dengan mata kuliah keterampilan KK16 yang bersifat tatap...
  2. B. Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling tidak relevan untuk layanan primer
  3. C. Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
  4. D. Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 4

Berdasarkan materi 'Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:

  1. A. Kompetensi budaya bukan sekadar 'sopan santun terhadap perbedaan', melainkan keterampilan klinis yang secara langsung memengaruhi efektivitas terapi...
  2. B. Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling tidak relevan untuk layanan primer
  3. C. Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
  4. D. Mengapa Kompetensi Budaya Menentukan Keberhasilan Konseling diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 5

Berdasarkan materi 'Kerangka National CLAS Standards', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:

  1. A. National CLAS Standards dari HHS Office of Minority Health menyediakan kerangka 15 standar, dengan 1 Prinsip Utama (Standar 1) sebagai fondasi,...
  2. B. Kerangka National CLAS Standards tidak relevan untuk layanan primer
  3. C. Kerangka National CLAS Standards hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
  4. D. Kerangka National CLAS Standards diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 6

Menurut materi, untuk 'Tahun I', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:

  1. A. Mampu mengaudit kepekaan budaya dalam konseling gaya hidup oleh peserta didik lain.
  2. B. Mampu menyesuaikan rekomendasi gaya hidup dengan konteks budaya dan ekonomi pasien.
  3. C. Mampu membangun kepercayaan dan menegosiasikan rencana perawatan lintas perbedaan budaya signifikan.
  4. D. Mampu memverifikasi pemahaman pasien lintas hambatan bahasa dengan supervisi penuh.
Soal 7

Menurut materi, untuk 'Tahun II', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:

  1. A. Mampu menyesuaikan rekomendasi gaya hidup dengan konteks budaya dan ekonomi pasien.
  2. B. Mampu memverifikasi pemahaman pasien lintas hambatan bahasa dengan supervisi penuh.
  3. C. Mampu mengaudit kepekaan budaya dalam konseling gaya hidup oleh peserta didik lain.
  4. D. Mampu membangun kepercayaan dan menegosiasikan rencana perawatan lintas perbedaan budaya signifikan.
Soal 8

Menurut materi, untuk 'Tahun III', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:

  1. A. Mampu menyesuaikan rekomendasi gaya hidup dengan konteks budaya dan ekonomi pasien.
  2. B. Mampu mengaudit kepekaan budaya dalam konseling gaya hidup oleh peserta didik lain.
  3. C. Mampu membangun kepercayaan dan menegosiasikan rencana perawatan lintas perbedaan budaya signifikan.
  4. D. Mampu memverifikasi pemahaman pasien lintas hambatan bahasa dengan supervisi penuh.
Soal 9

Menurut materi, untuk 'Tahun IV', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:

  1. A. Mampu mengaudit kepekaan budaya dalam konseling gaya hidup oleh peserta didik lain.
  2. B. Mampu memverifikasi pemahaman pasien lintas hambatan bahasa dengan supervisi penuh.
  3. C. Mampu membangun kepercayaan dan menegosiasikan rencana perawatan lintas perbedaan budaya signifikan.
  4. D. Mampu menyesuaikan rekomendasi gaya hidup dengan konteks budaya dan ekonomi pasien.
Soal 10

Salah satu hal yang perlu diperhatikan terkait Evaluasi Diri dan Pertanyaan Reflektif adalah:

  1. A. Apakah saya menyadari kemungkinan bias implisit saya sendiri terhadap pasien dari latar belakang berbeda?
  2. B. Mengabaikan aspek evaluasi diri dan pertanyaan reflektif sepenuhnya tanpa evaluasi lanjutan
  3. C. Merujuk seluruh kasus tanpa penilaian awal
  4. D. Menunda tindakan tanpa batas waktu tertentu