ACLM mendefinisikan kedokteran gaya hidup sebagai penggunaan intervensi gaya hidup terapeutik berbasis bukti sebagai modalitas utama untuk mencegah, mengobati, dan sering kali membalikkan penyakit kronis.
CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah): peserta didik mampu menjelaskan dan menerapkan penalaran klinis terkait kedokteran gaya hidup: kebugaran sebagai terapi utama dalam pengelolaan pasien di layanan primer.
Area Kompetensi terkait (Kepkonsil HK.01.02/KKI/1308/2026): Area 2 (Kompetensi Medis); Area 4 (Interpersonal dan Komunikasi).
Mode pembelajaran: ONLINE (wajib_tatap_muka = false) — sesi kognitif ini berjalan paralel dengan mata kuliah keterampilan KK18 yang bersifat tatap muka wajib.
Enam pilar yang menjadi kerangka kerja: pola makan berbasis nabati predominan (whole-food, plant-predominant), aktivitas fisik teratur, tidur restoratif, manajemen stres, hubungan sosial positif, dan penghindaran zat berisiko.
Pergeseran paradigma penting: dari 'menganjurkan pasien hidup sehat sebagai pelengkap obat' menjadi 'meresepkan perubahan gaya hidup sebagai terapi lini pertama' dengan protokol yang seterstruktur resep farmakologis.