Percakapan tentang prognosis dan tujuan perawatan merupakan keterampilan klinis yang memerlukan latihan eksplisit, bukan sekadar kemampuan alami dokter berempati. Kerangka SPIKES (...
Percakapan tentang prognosis dan tujuan perawatan merupakan keterampilan klinis yang memerlukan latihan eksplisit, bukan sekadar kemampuan alami dokter berempati. Kerangka SPIKES (Setting, Perception, Invitation, Knowledge, Emotion, Strategy/Summary) sering digunakan sebagai panduan struktur percakapan berita buruk.
Diskusi tentang preferensi perawatan lanjutan — termasuk keinginan pasien tentang resusitasi, tempat perawatan akhir hayat, dan siapa yang akan mengambil keputusan bila pasien tidak lagi mampu — idealnya dilakukan saat pasien masih dalam kondisi kognitif baik, bukan ditunda hingga krisis.