Minggu 11Examination
Ujian terdiri atas dua bagian: (I) Kasus terstruktur menerapkan konsep utama mata kuliah; (II) soal pilihan ganda komprehensif.
Bagian I — Kasus Terstruktur (bobot 60%)
Seorang jamaah calon haji, 55 tahun, dengan riwayat hipertensi dan diabetes, datang untuk pemeriksaan kesehatan pra-keberangkatan sebulan sebelum jadwal keberangkatan ke Arab Saudi.
- Uraikan pendekatan awal Anda terhadap kasus ini berdasarkan konsep-konsep utama pada mata kuliah MK20.
- Sebutkan minimal tiga konsep/perangkat dari materi Modul 1-10 yang relevan diterapkan pada kasus ini.
- Susun rencana tata laksana/tindak lanjut singkat untuk kasus ini.
Bagian II — Pilihan Ganda Komprehensif (bobot 40%)
Soal 1Berdasarkan materi 'Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah): peserta didik mampu menjelaskan dan menerapkan penalaran klinis terkait kedokteran perjalanan di layanan...
- B. Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia tidak relevan untuk layanan primer
- C. Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 2Berdasarkan materi 'Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. Area Kompetensi terkait (Kepkonsil HK.01.02/KKI/1308/2026): Area 2 (Kompetensi Medis); Area 3 (Penguasaan Pengetahuan Medis).
- B. Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia tidak relevan untuk layanan primer
- C. Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 3Berdasarkan materi 'Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. Mode pembelajaran: ONLINE (wajib_tatap_muka = false) — sesi kognitif ini berjalan paralel dengan mata kuliah keterampilan KK20 yang bersifat tatap...
- B. Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia tidak relevan untuk layanan primer
- C. Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 4Berdasarkan materi 'Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. Konteks Indonesia unik: keberagaman risiko penyakit tropis antar-wilayah domestik, volume jemaah haji-umrah terbesar dunia, dan migrasi pekerja ke...
- B. Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia tidak relevan untuk layanan primer
- C. Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Mengapa Kedokteran Perjalanan Relevan di Layanan Primer Indonesia diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 5Berdasarkan materi 'Konsultasi Pra-Perjalanan: Kerangka Dasar', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. Konsultasi pra-perjalanan idealnya dilakukan 4-6 minggu sebelum keberangkatan untuk memberi waktu vaksinasi bekerja optimal, meski konsultasi...
- B. Konsultasi Pra-Perjalanan: Kerangka Dasar tidak relevan untuk layanan primer
- C. Konsultasi Pra-Perjalanan: Kerangka Dasar hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Konsultasi Pra-Perjalanan: Kerangka Dasar diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 6Menurut materi, untuk 'Tahun I', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:
- A. Mampu mengaudit mutu konseling pra-perjalanan dan kesehatan haji oleh peserta didik lain.
- B. Mampu menyusun rencana vaksinasi dan profilaksis sesuai destinasi dan kondisi kesehatan pelancong.
- C. Mampu mendiagnosis dan menata laksana kondisi pasca-perjalanan dengan kewaspadaan tinggi yang tepat.
- D. Mampu melakukan penilaian risiko perjalanan dasar dengan supervisi penuh.
Soal 7Menurut materi, untuk 'Tahun II', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:
- A. Mampu menyusun rencana vaksinasi dan profilaksis sesuai destinasi dan kondisi kesehatan pelancong.
- B. Mampu melakukan penilaian risiko perjalanan dasar dengan supervisi penuh.
- C. Mampu mengaudit mutu konseling pra-perjalanan dan kesehatan haji oleh peserta didik lain.
- D. Mampu mendiagnosis dan menata laksana kondisi pasca-perjalanan dengan kewaspadaan tinggi yang tepat.
Soal 8Menurut materi, untuk 'Tahun III', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:
- A. Mampu menyusun rencana vaksinasi dan profilaksis sesuai destinasi dan kondisi kesehatan pelancong.
- B. Mampu mengaudit mutu konseling pra-perjalanan dan kesehatan haji oleh peserta didik lain.
- C. Mampu mendiagnosis dan menata laksana kondisi pasca-perjalanan dengan kewaspadaan tinggi yang tepat.
- D. Mampu melakukan penilaian risiko perjalanan dasar dengan supervisi penuh.
Soal 9Menurut materi, untuk 'Tahun IV', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:
- A. Mampu mengaudit mutu konseling pra-perjalanan dan kesehatan haji oleh peserta didik lain.
- B. Mampu melakukan penilaian risiko perjalanan dasar dengan supervisi penuh.
- C. Mampu mendiagnosis dan menata laksana kondisi pasca-perjalanan dengan kewaspadaan tinggi yang tepat.
- D. Mampu menyusun rencana vaksinasi dan profilaksis sesuai destinasi dan kondisi kesehatan pelancong.
Soal 10Salah satu hal yang perlu diperhatikan terkait Evaluasi Diri dan Pertanyaan Reflektif adalah:
- A. Apakah saya melakukan konsultasi pra-perjalanan idealnya 4-6 minggu sebelum keberangkatan pasien?
- B. Mengabaikan aspek evaluasi diri dan pertanyaan reflektif sepenuhnya tanpa evaluasi lanjutan
- C. Merujuk seluruh kasus tanpa penilaian awal
- D. Menunda tindakan tanpa batas waktu tertentu