Minggu 11Examination
Ujian terdiri atas dua bagian: (I) Kasus terstruktur menerapkan konsep utama mata kuliah; (II) soal pilihan ganda komprehensif.
Bagian I — Kasus Terstruktur (bobot 60%)
Seorang pekerja pabrik, 45 tahun, yang tinggal di kawasan padat penduduk perkotaan, datang dengan keluhan batuk kronis dan sesak napas yang memberat setiap kali kualitas udara memburuk, namun sulit mengambil cuti kerja untuk kontrol rutin.
- Uraikan pendekatan awal Anda terhadap kasus ini berdasarkan konsep-konsep utama pada mata kuliah MK21.
- Sebutkan minimal tiga konsep/perangkat dari materi Modul 1-10 yang relevan diterapkan pada kasus ini.
- Susun rencana tata laksana/tindak lanjut singkat untuk kasus ini.
Bagian II — Pilihan Ganda Komprehensif (bobot 40%)
Soal 1Berdasarkan materi 'Paradoks Kesehatan Perkotaan', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah): peserta didik mampu menjelaskan dan menerapkan penalaran klinis terkait kedokteran perkotaan: layanan primer...
- B. Paradoks Kesehatan Perkotaan tidak relevan untuk layanan primer
- C. Paradoks Kesehatan Perkotaan hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Paradoks Kesehatan Perkotaan diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 2Berdasarkan materi 'Paradoks Kesehatan Perkotaan', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. Area Kompetensi terkait (Kepkonsil HK.01.02/KKI/1308/2026): Area 3 (Penguasaan Pengetahuan Medis); Area 6 (Praktik Berbasis Sistem).
- B. Paradoks Kesehatan Perkotaan tidak relevan untuk layanan primer
- C. Paradoks Kesehatan Perkotaan hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Paradoks Kesehatan Perkotaan diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 3Berdasarkan materi 'Paradoks Kesehatan Perkotaan', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. Mode pembelajaran: ONLINE (wajib_tatap_muka = false) — sesi kognitif ini berjalan paralel dengan mata kuliah keterampilan KK21 yang bersifat tatap...
- B. Paradoks Kesehatan Perkotaan tidak relevan untuk layanan primer
- C. Paradoks Kesehatan Perkotaan hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Paradoks Kesehatan Perkotaan diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 4Berdasarkan materi 'Paradoks Kesehatan Perkotaan', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. Kesenjangan kesehatan intra-kota — antara permukiman kumuh dan kawasan elit dalam kota yang sama — sering lebih tajam dibanding kesenjangan...
- B. Paradoks Kesehatan Perkotaan tidak relevan untuk layanan primer
- C. Paradoks Kesehatan Perkotaan hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Paradoks Kesehatan Perkotaan diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 5Berdasarkan materi 'Polusi Udara dan Dampak Kesehatan Respiratorik-Kardiovaskular', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. Paparan polusi udara kronis di kota-kota besar Indonesia berkontribusi terhadap peningkatan prevalensi penyakit respiratorik kronis dan risiko...
- B. Polusi Udara dan Dampak Kesehatan Respiratorik-Kardiovaskular tidak relevan untuk layanan primer
- C. Polusi Udara dan Dampak Kesehatan Respiratorik-Kardiovaskular hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Polusi Udara dan Dampak Kesehatan Respiratorik-Kardiovaskular diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 6Menurut materi, untuk 'Tahun I', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:
- A. Mampu terlibat dalam advokasi kesehatan kota berbasis bukti klinis.
- B. Mampu menyesuaikan rencana pengobatan dengan realitas kondisi hidup pasien perkotaan.
- C. Mampu merancang model layanan yang mengatasi hambatan akses spesifik perkotaan.
- D. Mampu mengidentifikasi faktor risiko lingkungan perkotaan pasien dengan supervisi penuh.
Soal 7Menurut materi, untuk 'Tahun II', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:
- A. Mampu menyesuaikan rencana pengobatan dengan realitas kondisi hidup pasien perkotaan.
- B. Mampu mengidentifikasi faktor risiko lingkungan perkotaan pasien dengan supervisi penuh.
- C. Mampu terlibat dalam advokasi kesehatan kota berbasis bukti klinis.
- D. Mampu merancang model layanan yang mengatasi hambatan akses spesifik perkotaan.
Soal 8Menurut materi, untuk 'Tahun III', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:
- A. Mampu menyesuaikan rencana pengobatan dengan realitas kondisi hidup pasien perkotaan.
- B. Mampu terlibat dalam advokasi kesehatan kota berbasis bukti klinis.
- C. Mampu merancang model layanan yang mengatasi hambatan akses spesifik perkotaan.
- D. Mampu mengidentifikasi faktor risiko lingkungan perkotaan pasien dengan supervisi penuh.
Soal 9Menurut materi, untuk 'Tahun IV', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:
- A. Mampu terlibat dalam advokasi kesehatan kota berbasis bukti klinis.
- B. Mampu mengidentifikasi faktor risiko lingkungan perkotaan pasien dengan supervisi penuh.
- C. Mampu merancang model layanan yang mengatasi hambatan akses spesifik perkotaan.
- D. Mampu menyesuaikan rencana pengobatan dengan realitas kondisi hidup pasien perkotaan.
Soal 10Salah satu hal yang perlu diperhatikan terkait Evaluasi Diri dan Pertanyaan Reflektif adalah:
- A. Apakah saya mempertimbangkan paparan polusi udara sebagai faktor risiko pada pasien dengan gejala respiratorik?
- B. Mengabaikan aspek evaluasi diri dan pertanyaan reflektif sepenuhnya tanpa evaluasi lanjutan
- C. Merujuk seluruh kasus tanpa penilaian awal
- D. Menunda tindakan tanpa batas waktu tertentu