WHO mencatat urbanisasi membawa manfaat kesehatan (akses fasilitas, infrastruktur) sekaligus risiko baru: polusi udara, kepadatan penduduk yang mempercepat penularan penyakit infeksi, gaya hidup sedentari, dan isolasi sosial di tengah keramaian.
CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah): peserta didik mampu menjelaskan dan menerapkan penalaran klinis terkait kedokteran perkotaan: layanan primer di tengah kepadatan dan kesenjangan kota dalam pengelolaan pasien di layanan primer.
Area Kompetensi terkait (Kepkonsil HK.01.02/KKI/1308/2026): Area 3 (Penguasaan Pengetahuan Medis); Area 6 (Praktik Berbasis Sistem).
Mode pembelajaran: ONLINE (wajib_tatap_muka = false) — sesi kognitif ini berjalan paralel dengan mata kuliah keterampilan KK21 yang bersifat tatap muka wajib.
Kesenjangan kesehatan intra-kota — antara permukiman kumuh dan kawasan elit dalam kota yang sama — sering lebih tajam dibanding kesenjangan kota-desa, realitas yang memerlukan kepekaan dokter terhadap variasi kondisi hidup pasien meski berpraktik di lokasi geografis yang sama.