Minggu 11Examination
Ujian terdiri atas dua bagian: (I) Kasus terstruktur menerapkan konsep utama mata kuliah; (II) soal pilihan ganda komprehensif.
Bagian I — Kasus Terstruktur (bobot 60%)
Seorang perempuan tunawisma, 50 tahun, datang dengan luka kaki yang tidak kunjung sembuh, tanpa kartu identitas maupun jaminan kesehatan, dan enggan dirujuk ke rumah sakit karena pengalaman diskriminasi sebelumnya.
- Uraikan pendekatan awal Anda terhadap kasus ini berdasarkan konsep-konsep utama pada mata kuliah MK24.
- Sebutkan minimal tiga konsep/perangkat dari materi Modul 1-10 yang relevan diterapkan pada kasus ini.
- Susun rencana tata laksana/tindak lanjut singkat untuk kasus ini.
Bagian II — Pilihan Ganda Komprehensif (bobot 40%)
Soal 1Berdasarkan materi 'Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah): peserta didik mampu menjelaskan dan menerapkan penalaran klinis terkait kedokteran untuk masyarakat rentan...
- B. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis tidak relevan untuk layanan primer
- C. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 2Berdasarkan materi 'Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. Area Kompetensi terkait (Kepkonsil HK.01.02/KKI/1308/2026): Area 5 (Profesionalisme); Area 6 (Praktik Berbasis Sistem).
- B. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis tidak relevan untuk layanan primer
- C. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 3Berdasarkan materi 'Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. Mode pembelajaran: ONLINE (wajib_tatap_muka = false) — sesi kognitif ini berjalan paralel dengan mata kuliah keterampilan KK24 yang bersifat tatap...
- B. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis tidak relevan untuk layanan primer
- C. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 4Berdasarkan materi 'Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. Kerentanan jarang berdiri sendiri; seorang pasien dapat mengalami kerentanan berlapis, misalnya lansia miskin dengan disabilitas dan tanpa dukungan...
- B. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis tidak relevan untuk layanan primer
- C. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 5Berdasarkan materi 'Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis', pernyataan berikut yang PALING SESUAI adalah:
- A. Pendekatan berpusat kesetaraan mensyaratkan dokter secara aktif mengidentifikasi hambatan berlapis ini.
- B. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis tidak relevan untuk layanan primer
- C. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis hanya berlaku pada kasus rujukan rumah sakit
- D. Kerentanan sebagai Akumulasi Hambatan Berlapis diabaikan dalam Standar Kompetensi Sp.KKLP
Soal 6Menurut materi, untuk 'Tahun I', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:
- A. Mampu mengevaluasi dan memperbaiki hambatan sistemik akses layanan di tingkat fasilitas.
- B. Mampu menyusun rencana perawatan yang realistis sesuai keterbatasan sumber daya pasien rentan.
- C. Mampu menciptakan lingkungan konsultasi yang inklusif dan tidak menghakimi bagi seluruh kelompok rentan.
- D. Mampu mengidentifikasi hambatan akses spesifik kelompok rentan dengan supervisi penuh.
Soal 7Menurut materi, untuk 'Tahun II', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:
- A. Mampu menyusun rencana perawatan yang realistis sesuai keterbatasan sumber daya pasien rentan.
- B. Mampu mengidentifikasi hambatan akses spesifik kelompok rentan dengan supervisi penuh.
- C. Mampu mengevaluasi dan memperbaiki hambatan sistemik akses layanan di tingkat fasilitas.
- D. Mampu menciptakan lingkungan konsultasi yang inklusif dan tidak menghakimi bagi seluruh kelompok rentan.
Soal 8Menurut materi, untuk 'Tahun III', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:
- A. Mampu menyusun rencana perawatan yang realistis sesuai keterbatasan sumber daya pasien rentan.
- B. Mampu mengevaluasi dan memperbaiki hambatan sistemik akses layanan di tingkat fasilitas.
- C. Mampu menciptakan lingkungan konsultasi yang inklusif dan tidak menghakimi bagi seluruh kelompok rentan.
- D. Mampu mengidentifikasi hambatan akses spesifik kelompok rentan dengan supervisi penuh.
Soal 9Menurut materi, untuk 'Tahun IV', capaian yang diharapkan yang sesuai adalah:
- A. Mampu mengevaluasi dan memperbaiki hambatan sistemik akses layanan di tingkat fasilitas.
- B. Mampu mengidentifikasi hambatan akses spesifik kelompok rentan dengan supervisi penuh.
- C. Mampu menciptakan lingkungan konsultasi yang inklusif dan tidak menghakimi bagi seluruh kelompok rentan.
- D. Mampu menyusun rencana perawatan yang realistis sesuai keterbatasan sumber daya pasien rentan.
Soal 10Salah satu hal yang perlu diperhatikan terkait Evaluasi Diri dan Pertanyaan Reflektif adalah:
- A. Apakah saya secara aktif mengidentifikasi hambatan berlapis yang dihadapi pasien rentan, bukan berasumsi?
- B. Mengabaikan aspek evaluasi diri dan pertanyaan reflektif sepenuhnya tanpa evaluasi lanjutan
- C. Merujuk seluruh kasus tanpa penilaian awal
- D. Menunda tindakan tanpa batas waktu tertentu